3 Tahun Beraksi, Spesialis Penipu Eks TKI Akhirnya Ditangkap

3 Tahun Beraksi, Spesialis Penipu Eks TKI Akhirnya Ditangkap

Bantul,seputarmetro.com - Modus penipuan yang dilakukan Amirudin (47), warga Dukuh RT 003 RW 004, Bumirejo, Mungkid, Magelang ini sebenarnya cukup sederhana. Hanya bermodalkan informasi sepintas, dirinya mampu memperdaya para mantan tenaga kerja Indonesia (TKI). Dia berhasil meraup jutaan rupiah dengan mengaku sebagai petugas PJTKI. Amir mengaku khusus mantan TKI Arab Saudi yang menjadi sasaran. “Saya sudah tiga tahun melakukan penipuan. Namun bukan berarti tiap hari (menipu). Itu kadang-kadang saja, pekerjaan utama saya jualan wedang uwuh kemasan keliling,” ujar Amirudin, Jumat (21/9/2018) siang. Saat berjualan keliling itulah, Amir mencari informasi siapa saja mantan TKI yag ada di wilayah itu. Jika mendapat informasi ini dirinya langsung bergerak mendekati para mantan TKI ini dan mengiming-imingi pekerjaan namun dengan syarat menyerahkan sejumlah uang.Namun petualangan Amirudin ini akhirnya terhenti usai menipu Solikah (48) warga Sedangsari, Pajangan Bantul ini. Penipuan ini terjadi pada 5 September 2018 lalu. Pelaku mendatangi rumah korban di Pajangan. Kepada mantan TKI Arab Saudi ini, Amir mengaku sebagai petugas PJTKI. Kepada korban Amir menawarkan pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah dengan gaji Rp750 ribu. “Korban diimingi-imingi kerja packing alat kesehatan yang bisa dikerjakan di rumah,” kata Kabagops Polres Bantul Kompol Donny Zuliyanto. Untuk menyakinkan korban bahwa dirinya adalah petugas PJTKI, pelaku meminta Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) milik korban. Setelah korban yakin jika dirinya adalah petugas PJTKI resmi, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dan barang kepada korban, sebagai syarat agar korban bisa segera bekerja. “Pelaku membawa uang 1500 real, tiga buah HP milik korban,” tambah Kompol Donny. Saat itu pelaku berjanji sore harinya akan segera kembali ke rumah korban untuk mengantar alat-alat kesehatan yang harus di-packing korban. Namun hingga kejadian itu dilaporkan ke Polsek Pajangan pelaku tak kunjung kembali. “Setelah kita selidiki pelaku berhasil kita amankan bersama barang buktinya,” jelas Donny. Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Bantul Iptu Muji Suharjo menyebut, dari pengakuan pelaku sejauh ini ada dua korban di wilayah Bantul. Namun baru satu korban yang melaporkan ke polisi. Untuk memuluskan aksinya pelaku juga membekali diri dengan nomor plat kendaraan palsu. “Ini untuk meyakinkan korban saja biar seolah oleh dia benar petugas PJTKI lokal. Kalau beraksi di Yogya dia memake plat AB, kalau di Magelang dia menggunakan plat AA,” terangnya. Atas perbuatanya ini penyidik menjeratnya dengan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun.(bas)

Sebelumnya Bea Cukai Mataram Tangkap Penyelundup Sabu-sabu
Selanjutnya Hujan Pertama, Beberapa Wilayah di Gunungkidul Diterjang Angin Kencang