Bapak Tega Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas

Bapak Tega Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas

Surabaya,seputarmetro.com - WBC (35) warga Desa Sidotopo Wetan tega menganiaya anak tirinya MR (2,8) hingga tewas. Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu (20/6). Sekitar pukul 16.30 WIB di dalam kamar kos di Jalan Kedung Manggu Timur no.130 Surabaya. Kronologi kejadian, pada tanggal 20 Juni 2018 sekitar pukul 16.30 WIB pada saat tersangka sedang beristirahat. Si anak tersebut menangis dan rewel. Kemudian tersangka memandikan korban. Namun si anak masih menangis. Pelaku malah memukul kepala dan perut korban serta mencubit paha korban. Tidak hanya itu, pelaku juga memasukkan kepala korban ke dalam ember plastik selama 10 detik. Tak lama berselang, ibu kandung korban yang pulang dari tetangga melihat keadaan korban yang muntah - muntah. Tersangka kemudian membantu ibu korban untuk memijat korban dan memberikan obat antangin karena dikira masuk angin. Sampai akhirnya karena korban tak kunjung membaik. Tersangka dan istri membawa ke Rumah Sakit Dr.Soewandi Surabaya. Namun saat perjalanan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal. Berdasarkan keterangan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Senin (25/6) 2018 di Polrestabes Tanjung Perak. Setelah menggelar oleh TKP dan juga melakukan penggalian jenasah. "Akhirnya tim dokter menyimpulkan karena liver korban pecah karena pukulan. Barang bukti yang diperoleh antara lain satu buah ember, 1 buah gayung, satu buah baju anak - anak warna oranye dan satu celana pendek anak - anak warna biru," kata AKBP Antonius Agus Rahmanto, Kapolres Tanjung Perak Surabaya. Atas ulah tersangka, tersangka diancam pasal 80 ayat 3 UU RI no.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan denda uang. Tersangka siap mempertanggungjawabkan dunia akhirat atas perbuatannya.(R-1/tc)

Sebelumnya Penyelundupan Benur Senilai Rp3 M Digagalkan Polres Trenggalek
Selanjutnya Tak Kuat Nanjak, Truk Bermuatan Gabah Terguling