BKIPM 1 Surabaya Beri Waktu Hingga 31 Juli Kepada Pemilik Ikan Arapaima

BKIPM 1 Surabaya Beri Waktu Hingga 31 Juli Kepada Pemilik Ikan Arapaima

Sidoarjo,seputarmetro.com - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya (BKIPM) 1 Suarabaya, ahkirnya memberikan batas waktu sampai 31 juli 2018, bagi pemilik ikan arapaima agar menyerahkan semua ikan predotor koleksinya, untuk dilakukan pemusnahan. Kepala BKIPM Surabaya 1, Muhlin, menjelaskan, pemberian batas waktu sampai dengan 31 Juli 2018 dilakukan, karena sampai dengan saat ini masih ditemukanya ikan arapima di bebeberapa wilayah, seperti di Sidoarjo, Surabaya dan Mojokerto. "Dari total keterangan pemilik HG, dirinya hanya mempuntai 18 ekor, namun sampai dengan saat ini jumlah ikan yang berhasil ditemukan warga lebih dari 18 ekor," jelas Muhlin. Selain meminta dengan cara suka rela kepada pemilik ikan arapima, pihak BKIPM 1 Surabaya, juga meminta pertanggungjawaban pemilik yang sengaja membuang ikan arapaima ke sungai brantas . Nantinya hukum pidananya jelas bagi yang sengaja memelihara ikan ilegal, terancam 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar. Sedangkan yang dengan sengaja merusak lingkungan dengan cara menyebarkan ikan predator ke sungai, maka terancam 10 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar. Sementara itu, sampai dengan saat ini BKIPM 1 Surabaya, sudah membuka posko pengaduan masyarakat terkait keberadaan ikan arapaima. pihaknya meminta agar masyarakat yang memelihara, menemukan ikan jenis predator tersebut, untuk menyerahkan ke balai karantina. (her)

Sebelumnya 119 Capaja AAU Ikuti Tradisi Kirab di Malioboro
Selanjutnya Polisi Bekuk Syaifulah Penjual Istri, Asal Bisa Three Some