BKIPM SURABAYA II GELAR UJI PEMERIKSAAN FORMALIN GRATIS DALAM RANGKA BULAN BALAN BAKTI KARANTINA DAN MUTU HASIL PERIKANAN

BKIPM SURABAYA II GELAR UJI PEMERIKSAAN FORMALIN GRATIS DALAM RANGKA BULAN BALAN BAKTI KARANTINA DAN MUTU HASIL PERIKANAN

Surabaya,seputarmetro.net - Dalam rangka memeperingati Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan 2018 , Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Surabaya II (BKIPM Surabaya II) melakukan pelayanan gratis pengujian formalin pada produk perikanan yang dibeli warga maupun pedagang ikan di pasar Pabean dan Pasar Keputran Surabaya. Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari masyarakat sekitar, hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang ingin melakukan pengujian terhadap produk perikanan yang warga beli. Sampel ikan diuji warga di antaranya udang vannamei, ikan asin, teri nasi kering, cumi kering, kakap kering,ikan pindang, teri basah, tengiri , cumi basah, ikan lele dll. Dari hasil pengujian terhadap sampel uji yang dilakukan team di lapangan ada yang terindikasi positif berformalin dan ada juga bebas formalin (negatif). Sampel produk yang terindikasi positif berformalin antara lain teri nasi kering dan cumi kering. Petugas yang turun langsung di lapangan juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan perbedaan ikan segar dan ikan busuk serta ikan yang berformalin, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi konsumen maupun produsen sehingga peningkatan gizi masyarakat sesuai dengan tujuan pemerintah, mewujudkan masyarakat yang kaya gizi. Kepala Balai KIPM Surabaya II Hasim menjelaskan, ikan merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung protein tinggi. Sayangnya banyak produsen dan pedagang ikan berbuat kecurangan dengan melakukan aktivitas illegal, salah satunya menggunakan formalin untuk mengawetkan ikan agar tahan lama. pengggunaan formalin sebagai bahan pengawet ini berdampak buruk bagi kesehatan. Bahaya utama formalin bila tertelan dan akibat yang ditimbulkan dapat berupa bahaya kanker pada manusia karena bersifat karsinogenik. Efek pada manusia dapat langsung terlihat seperti iritasi, alergi, kemerahan, mata berair, mual, muntah, rasa terbakar, sakit perut dan pusing,’’ ujar Hasim menjelaskan bahaya formalin bagi kesehatan.(humas balai karantina ikan surabaya 1)

Sebelumnya Tak Layak Konsumsi, Puluhan Ribu Kilogram Bawang Dimusnahkan Bea Cukai Aceh
Selanjutnya 103 WNA China Dibekuk Polda Bali, Diduga Terlibat Aksi Penipuan