Gerebek Kamar Kos Pengedar di Surabaya, Polisi Sita 4,7 Kg Sabu dan 7700 Pil Ekstasi

Gerebek Kamar Kos Pengedar di Surabaya, Polisi Sita 4,7 Kg Sabu dan 7700 Pil Ekstasi

Surabaya,seputarmetro.com - Satreskoba Polrestabes Surabaya kembali membongkar peredaran narkoba di Surabaya.Tak tanggung-tanggung, barang bukti sabu-sabu seberat 4,7 kilogram dan 7.700 butir pil ekstasi disita dari rumah kos salah satu pengedar di Surabaya. Kapolda Jatim,Irjen Pol Luki Hermawan hari ini merilis hasil tangkapan Satreskoba Polrestabes Surabaya yang kembali membongkar peredaran narkoba di Surabaya.Satu pengedar bernama Imam Santoso (28) warga Simo Pomahan Surabaya akhirnya dibekuk polisi lantaran ditemukan 4,7 kilogram dan 7.700 butir pil ekstasi dari rumah kos yang disewa Imam di Dukuh Pakis Surabaya. Dari data yang didapat,pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan Imam Santoso dengan barang bukti hanya 1 gram sabu-sabu yang ditemukan di rumah kos Imam di kawasan Dukuh Kupang. Temuan itu pun akhirnya dikembangkan di rumah kos Imam di kawasan Dukuh Pakis Surabaya.Di sana 4,7 kilogram dan 7.700 butir pil ekstasi ditemukan. Irjen Pol Luki Hermawan,didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan dan tamu undangan lainnya mengatakan,narkoba-narkoba tersebut dikirim dari Jakarta dengan sistem terputus,dan dikendalikan dari seorang di Lapas Madiun. Ditempat yang sama, Irjen Pol Luki Hermawan juga mengapresiasi keberhasilan Satreskoba Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus tersebut. "Pasalnya,sebelumnya petugas berhasil menyita sekitar dua kilogram sabu-sabu dan 4 ribu butir pil ekstasi.Namun kini berhasil menyita 4,7 kilogram dan 7.700 butir pil ekstasi. Mereka semua rupanya masih satu jaringan Lapas Madiun," ucap Irjen Pol Luki Hermawan, Kapolda Jatim. Di akhir acara,Kapolda Jatim,Kapolrestabes Surabaya dan tamu undangan lainnya melakukan pemusnahan barang bukti sekitar 2 kilogram sabu-sabu dan sekitar 4 ribu butir pil ekstasi,yang didapat dari para pengedar yang masih satu jaringan dengan Imam Santoso.(end)

Sebelumnya HUT ke-73 Korps Marinir, Penerjun Mendarat di Atas Go-Jek
Selanjutnya Anak-Anak Pecandu Mabuk Lem Akan Direhabilitasi