Lubang di Tengah Hutan Rawajaya Keluarkan Gas dan Semburan Air

Lubang di Tengah Hutan Rawajaya Keluarkan Gas dan Semburan Air

Cilacap,seputarmetro.com - Masyarakat Desa Rawajaya Kecamatan Bantarsari, Cilacap dihebohkan dengan ditemukannya sebuah lubang yang mengeluarkan gas pada Petak 27 Kawasan Hutan Perhutani yang masuk wilayah Desa Rawajaya. Tidak hanya gas, pada lubang tersebut mengeluarkan pula air yang bergerak seperti air mendidih. Bukti keluarnya gas dari lubang tersebut dibuktikan dengan adanya warga setempat yang berupaya menyulutkan api dengan korek gas, ternyata langsung disambar oleh gas dari lubang itu dan menyala. "Penemuan lubang gas itu sudah dilaporkan ke kepala desa dan camat. Namun demikian, sampai saat ini belum ada petugas khusus yang melakukan penelitian," ujar Syarif (60), Selasa (9/10/2018). Diakuinya, memang petugas gabungan dari Kecamatan Bantarsari, UPT PSDA Jeruklegi dan perangkat Desa Rawajaya, sudah mengecek keberadaan sumur yang ada di kawasan hutan milik Perhutani. Camat Bantarsari, Yani Yhustianta mengatakan, air pada lubang sumur tersebut memang berwarna keruh. Namun hal itu terjadi diperkirakan karena sudah banyak warga yang melihat, kemudian lalu mengaduk-aduknya. "Kami kira jika keberadaan air di lubang itu dibiarkan cukup lama, maka air akan berubah menjadi jernih kembali, " jelas Yani. Menurutnya, pada lubang sumur itu diketahui sering mengeluarkan semburan meski sangat kecil. Hanya saja, semburan itu bisa saya berhenti beberapa saat kemudian. Sedang air yang keluar dari lubang itu diketahui tidak panas dan tawar. "Tetapi fenomena ini sudah kami laporkan ke kabupaten untuk ditindaklanjuti," katanya. Agus Suk pemerhati lingkungan mengatakan, jika melihat luas rawa di Desa Rawajaya yang mencapai lebih kurang 700 sampai dengan 800 hektar, berpotensi terdapat gas rawa atau gas methannya cukup besar. Hanya saja usia lapisan tanah rawa tersebut barangkali masih muda sehingga kualitas gas methannya masih belum bagus. "Tetapi untuk lebih jelasnya perlu penelitian lebih lanjut. Mungkin BPBD atau bidang ESDM punya gas detektor yang bisa digunakan untuk ngecek ke lokasi," katanya.(ros)

Sebelumnya Pernikahan Bagus Tirto - Siti Pertiwi Satukan Unsur Air dan Tanah
Selanjutnya Truk Tanki Air Bersih Terperosok di Tebing Sungai