Mahasiswa Edarkan Sabu 1 Ons Jaringan Napi Lapas Ngawi

Mahasiswa Edarkan Sabu 1 Ons Jaringan Napi Lapas Ngawi

Surabaya,seputarmetro.com - Jaringan narkoba jenis sabu malibatkan Napi di Lapas Ngawi berhasil dibongkar Polsek Wonokromo dan Satreskoba Polrestabes Surabaya. Seorang pengedar yang berstatus masih mahasiswa perguruan tinggi swasta, ditangkap dengan barang bukti 1 ons atau 100 gram sabu senilai Rp 150 juta. Tersangka Galih Cahyadi (24) digelandang ke Mapolrestabes Surabaya, Rabu (8/8) siang. Mahasiswa PTS di Surabaya ini, diamankan di sekitar Stasiun Wonokromo bersama 7 oknum Bonek. Saat itu sedang mensweeping suporter Persija. Menurut Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya, Galih ditangkap bukan lantaran mensweeping suporter Persija. Melainkan aktivitasnya mengedarkan sabu-sabu. Polisi mengetahui Galih mengedarkan sabu setelah mengecek SMS di handphonenya yang berisi transaksi sabu-sabu. Polisi langsung mengembangkan dengan menggeledah kos-kosan Galih di kawasan Siwalankerto. Hasilnya, polisi menemukan 1 ons atau 100 gram sabu senilai Rp 150 juta, serta berbagai alat mengedarkan sabu seperti plastik klip, timbangan dan sedotan. Kepada polisi, Galih Cahyadi mengaku baru tiga bulan mengedarkan sabu. Pemuda asal Waru Sidoarjo ini mengaku, sabu yang dijualnya berasal dari Aduris, Napi di Lapas Ngawi. Lantaran melibatkan Napi di Lapas Ngawi, saat ini Polsek Wonokromo perlu bekerjasama dengan Satreskoba Polrestabes Surabaya untuk mengembangkan jaringan sabu Galih Cahyadi ini. Sebab diduga tersangka mengedarkannya di kalangan mahasiswa dan kampus di Surabaya. (R-1/tc/hr)

Sebelumnya Bawa 850 Gram Sabu-Sabu, Wanita asal Vietnam Diringkus
Selanjutnya 17 Unit Apartemen Kalibata ternyata Jadi Tempat Prostitusi