Mencari Keuntungan Jelang Lebaran, Peracik Obat Petasan

Mencari Keuntungan Jelang Lebaran, Peracik Obat Petasan

Magelang,seputarmetro.net - SJ (41) dan Mt (43) keduanya warga Kecamatan Tegalrejo dan Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, harus berurusan dengan kepolisian karena membuat obat petasan atau lebih dikenal mercon. Mereka berdua ditangkap tim Sat Reskrim Polres Magelang dan Reskrim Polsek Kaliangkrik di lokasi berbeda. Beberapa barang bukti, diantaranya obat mercon yang sudah jadi, juga diamankan. Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo SIK SH kepada wartawan, Senin (11/6/2018) membenarkan penangkapan tersebut. Didampingi Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Gede Yoga Sanjaya SIK SH, Kapolsek Kaliangkrik Iptu Sujarwo dan Kasubbag Humas Polres Magelang Iptu Tugimin, Kapolres Magelang mengatakan SJ ditangkap di rumahnya pada dinihari sekitar pukul 00.30 WIB, sedang Mt ditangkap di Kaliangkrik. Mereka berdua diduga membuat dan menjual obat petasan untuk mendapatkan keuntungan dan uang untuk menambah kebutuhannya sehari-hari. Dari tangan SJ, lanjut Kapolres Magelang, berhasil diamankan sekitar 75 Kg bahan ramuan untuk membuat obat mercon dan 4 Kg obat mercon masing-masing dalam kemasan plastik 1 Kg, 48 bungkus potasium, 35 bungkus belerang, 38 bungkus bubuk brom, 180 lembar sumbu mercon yang sudah jadi warna abu-abu, 48 lembar sumbu mercon yang sudah jadi warna cokelat, 2 saringan, 1 set timbangan, mangkuk maupun lainnya. Setelah memperoleh informasi dari masyarakat, tim Reskrim Polres Magelang melakukan penyelidikan ke rumah SJ. Kepada petugas, SJ mengakui kalau membuat obat mercon. Seluruh bahan bakunya diperoleh dari seseorang dari Semarang yang dibeli dengan harga Rp 3 juta. Obat mercon yang sudah jadi rencana dijual dengan harga Rp 100 ribu/Kg. Sedang dari Mt berhasil diamankan 4 lembar kertas sumbu yang sudah jadi, 5 bungkus obat mercon yang sudah jadi masing-masing dalam kemasan 0,5 Kg, 30 bungkus obat petasan jadi masing-masing ukuran 1 ons, 200 petasan yang sudah jadi ukuran diameter antara 1-2 Cm dan panjang 5-6 Cm, tas ransel maupun lainnya. Saat ditanya petugas, Mt membenarkan ia membuat obat mercon, baik untuk dijual dalam bentuk obat maupun dalam bentuk petasan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui di dalam sebuah ransel yang disembunyikan di dalam kandang ayam terdapat obat mercon yang sudah jadi. Obat mercon dan beberapa bahan ramuan untuk obat mercon, baik dari SJ maupun Mt, dimusnahkan di areal lapangan tembak Plempungan Salaman Magelang dengan menerjunkan tim Jihandak dari Polda Jateng.(dri)

Sebelumnya Singapura Keluarkan Biaya Rp 278 M untuk Fasilitasi Pertemuan Trump dan Kim Jong Un
Selanjutnya Pembunuh Mahasiswa UGM Dijerat Pasal Penganiayaan