Pasar Ramadan di Jalur Gaza Beromset Rp 3 Miliar

Pasar Ramadan di Jalur Gaza Beromset Rp 3 Miliar

yogyakarta,seputarmetro.net - Salah satu hal yang ditunggu saat bulan puasa tiba khususnya bagi masyarakat yang jarang memasak untuk buka puasa adalah agenda pasar Ramadan yang tersebar di banyak titik. Diantara banyak pasar Ramadhan di Kota Yogyakarta satu yang cukup menarik dan seolah wajib dikunjungi yakni Pasar Ramadan Nitikan atau yang kerap disebut “Jalur Gaza”. Di Ramadan tahun 2018 ini, tercatat 130 pedagang beraneka makanan dan minuman ikut serta menjajakan barang dagangan di sepanjang Jalan Sorogenen. Tema Jajanan Tempo Doeloe pun diusung di mana banyak dijual berbagai olahan makanan dan minuman tradisional yang dipadukan dengan penganan kekinian. Dwi Kuswantoro Ketua Muhammadiyah Ranting Nitikan yang juga penyelenggara mengatakan tahun 2018 adalah kali ke-10 Pasar Ramadan Nitikan diselenggarakan. Setiap tahunnya selama satu bulan, tercatat omset Rp 3 miliar berputar di Pasar Ramadan Jalur Gaza ini. “Tahun ini total ada 130 pedagang yang terdaftat namun kemungkinan lebih banyak lagi karena ini benar-benar masyarakat yang berpartisipasi. Tahun 2017 lalu tercatat omset mencapai Rp 3 miliar dan mudah-mudahan tahun ini bisa lebih banyak lagi bisa jadi berkah masyarakat,” ungkapnya pada wartawan Kamis (17/5/2018). Sementara harapan agar Pasar Ramadan Nitikan membawa berkah untuk masyarakat juga disampaikan Afnan Hadikusumo, anggota DPD RI dapil DIY. Afnan yang mengikuti dialog santai bersama pelawak kondang Joned dan Aldo Iwak Kebo mengharapkan dari Nitikan nantinya muncuk wirausahawan baru di bidang kuliner yang bisa membawa kemanfaatan bagi warga masyarakat. “Kalau semakin banyak masyarakat yang ikut terlibat dan memanfaatkan maka bagus untuk perekonomian mereka. Sesuai amanah Nabi Muhammad yang menjadi pedagang, harapan saya event ini bisa memunculkan wirausaha baru di Yogyakarta. Semoga banyak masyarakat yang mendapat berkah dan siapa tahu bisa jadi ikon Yogyakarta selain Malioboro,” ungkap Afnan. Meski begitu, Afnan berpesan pada masyarakat yang memanfaatkan momen untuk berjualan agar tidak mengambil untung secara berlebihan. “Kalau mahal nanti jadi Pasar Ramadan Nuthukan bukan Nitikan, tentu kita tidak mau demikian,” pungkasnya.(mas)

Sebelumnya Dua Pelaku Pembacokan di Tuban Didor Petugas
Selanjutnya Tabrak Truk Mogok, Satu Tewas