PMPS 2018 Dibuka, Wagub Berharap Angkat Ekonomi dan Potensi Budaya Masyarakat

PMPS 2018 Dibuka, Wagub Berharap Angkat Ekonomi dan Potensi Budaya Masyarakat

Yoyakarta,seputarmetro.com - Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) 2018 yang diselenggarakan di Alun-Alun Utara secara resmi dibuka Jumat (2/11/2018) sore. Wakil Gubernur DIY Paku Alam X membuka secara langsung event tahunan yang kali ini berlangsung selama 18 hari. Wakil Gubernur DIY Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan perayaan Sekaten terus berkembang meski tetap mempertahankan tiga hal inti yakni dibunyikannya dua gamelan (Guntur Madu dan Naga Wilaga), peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW serta garebeg gunungan. Hal tersebut menurut dia memiliki banyak makna yang diharapkan dapat dimengerti masyarakat yang hadir ke Alun-Alun Utara. “Dibunyikannya dua gamelan Kyai Guntur Madu dan Naga Wilaga di pagongan selama tujuh hari berturut-turut, peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, hajat dalem gunungan dalam garebeg sebagai puncak upacara Sekaten. Sekaten memuat sisi religi yakni pembacaan risalah Nabi Muhammad, nilai sejarah yang menyampaikan peran Wali Songo, nilai budaya juga terkandung karena Sekaten merupakan campuran budaya Jawa, Hindu, Budha dan Islam. Kami berharap masyarakat bisa mengerti betul makna Sekaten yang sebenarnya,” ungkapnya. Wagub juga menyampaikan bahwa Sekaten membawa banyak manfaat bagi masyarakat terutama di bidang ekonomi dan sosial. Potensi budaya yang dimiliki masyarakat bisa ditampilkan dalam panggung yang disediakan setiap harinya. “Banyak masyarakat yang bisa bertatap muka, tidak hanya membawa keuntungan ekonomi saja namun juga mampu memberikan ruang menampilkan potensi budaya yang dimiliki sehingga kita bisa menunjukkan jati diri sebagai bangsa. Semoga Sekaten tahun ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” tandas Wagub. Sementara Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan Sekaten adalah simbol perpaduan budaya dan agama yang terus berkembang sampai saat ini. Tahun ini Sekaten berlangsung 18 hari dengan total zona 514 yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu. “Kami targetkan pendapatan sewa stand Rp 1 miliar dari sewa stand. Kami juga sampaikan terimakasih pada Sri Sultan HB X atas ijin penggunaan Alun-Alun Utara serta dukungan Pemda DIY hingga acara ini bisa terselenggara hari ini,” ungkapnya. (mas)

Sebelumnya 6 Polisi Blitar Ditilang Kena Razia Operasi Semeru
Selanjutnya Tim Saber Pungli OTT Kepala Dinas Dukcapil Jember