Polres Pelabuhan Tanjung Perak ,Ungkap  Hasil Kasus Narkotika Selama Bulan Juni 2018

Polres Pelabuhan Tanjung Perak ,Ungkap Hasil Kasus Narkotika Selama Bulan Juni 2018

Surabaya,seputarmetro.com - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.I.K., M.Si., hasil ungkap kasus narkotika Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Jajaran Polsek selama bulan Juni 2018 dengan hasil ungkap 70 tersangka narkoba,selasa 10 juli 2018. Dalam pelaksanaan Konferensi Pers kali ini, Perwira Mantan Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya tersebut membeberkan para tersangka yang berhasil di tangkap oleh anggota Satnarkoba dan Polsek Jajarannya. Kepada awak media, Kapolres menjelaskan bahwa, pada hari ini (Selasa,red), Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan Konferensi Pers hasil ungkap kasus narkoba para anggota Satnarkoba dan Polsek jajaran (Unit Reskrim) selama kurun waktu 1 bulan. Dari bulan juni, tersangka yang belum dikirim dirilis semua. " Adapun rincian 70 tersangka yang berhasil di tangkap kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak yakni, 47 tersangka hasil tangkapan petugas Satnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, 5 tersangka dari Polsek Krembangan, 3 tersangka dari Polsek Pabean Cantikan, 8 tersangka dari Polsek Asemrowo, 2 tersangka dari Polsek Kenjeran dan 5 tersangka dari Polsek Semampir Surabaya. Ucap Pimpinan Tertinggi Kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Masih menurut Kapolres yang akrab disapa Agus, Dari ke 70 tersangka, 3 diantaranya seorang wanita. Petugas berhasil menangkap seorang tersangka bandar, 49 tersangka pengedar dan 20 tersangka pecandu narkotika. "Dari hasil penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu dengan total 80 gram, ganja 5 gram dan extacy sebanyak 187 butir," Jelasnya. Atas perbuatannya, lanjutnya, para tersangka pengguna akan dikenakan dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun paling lama 12 tahun penjara, sedangkan Pengedar kita akan sangkakan dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun hingga 20 tahun penjara. " Semuanya kita jerat dengan Pasal yang sesuai dengan perbuatannya tanpa ada terkecuali," Tegas Perwira Putra daerah Malang, Jawa Timur. ( R-1/tc/hr)

Sebelumnya Ditreskrimsus Polda Jateng Sita Ribuan Obat dan Produk Kosmetik Ilegal
Selanjutnya HUT Bhayangkara Ke 72 Tahun 2018, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bagi Bagi Penghargaan