Rampas Tas Pasutri, Penjambret Taman Bungkul Didor

Rampas Tas Pasutri, Penjambret Taman Bungkul Didor

Surabaya,seputarmetro.com - Karena melawan, satu dari dua pelaku jambret akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas. Pelaku yang berperan sebagai eksekutor ini kerap beraksi bersama rekannya di kawasan Taman Bungkul, saat Car Free Day, Minggu pagi. Sedangkan pelaku lain, berhasil kabur saat disergap anggota Tim Anti Bandit Unit Reskrim Polsek Wonokromo. Mudhofar (25) asal Bringin Kulon, Taman, Sidoarjo ini terpaksa dipapah berjalan setelah kaki kanannya ditembus timah panas anggota Tim Anti Bandit Unit Reskrim Polsek Wonokromo. Pekerja serabutan ini terpaksa ditembak, karena melawan dan berusaha kabur, saat disergap polisi, usai menjambret di kawasan Taman Bungkul. Mudhofar bersama tetangganya, berinisial WW alias Tatto, sempat menjambret tas milik Inda (31) warga Jalan Pulo Wonokromo yang dibonceng suaminya, saat menikmati Car Free Day, Minggu pagi. Usai menyambar tas milik korban, kedua penjambret ini kabur menuju Jalan Diponegoro. Secara bersamaan, anggota Tim Anti Bandit yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran hingga Jalan Wonosari Kidul. Di lokasi ini, petugas langsung menghadang dan menghentikan laju motor pelaku. Karena melawan dan berusaha kabur, petugas langsung melepas tembakan peringatan. Tembakan peringatan itu pun tak digubris, sehingga polisi terpaksa menembak kaki salah satu pelaku hingga tersungkur. Sedangkan pelaku lain, akhirnya berhasil kabur dengan menggunakan motornya. "Dalam penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti, tas milik korban berisi dompet dan sejumlah uang. Dari hasil penyidikan, kedua pelaku telah dua kali beraksi di kawasan Taman Bungkul," kata Kompol Rendy Surya, Kapolsek Wonokromo. Akibat ulahnya, Mudhofar dijerat pasal 365 KUHP terkait pencurian dengan kekerasan, dan diancam hukuman 7 tahun penjara. Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran pelaku WW alias Tatto.(r-1/tc/hr)

Sebelumnya Berdalih Seorang Indigo, Pemuda Peras dan Cabuli Gadis Dibawah Umur
Selanjutnya Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Media, Deklarasi Lawan Hoax