Ribuan Anak Akan Ramaikan Puncak HAN 2018 di Purwodadi

Ribuan Anak Akan Ramaikan Puncak HAN 2018 di Purwodadi

Jakarta,seputarmetro.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) akan menggelar acara untuk memperingati Hari Anak Nasional (HAN) pada 23 Juli mendaatang. Puncak peringatan HAN 2018 digelar di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur yang akan dihadiri oleh 500 orang dewasa dan 3.000 anak. Peserta meliputi anak dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah kejuruan (SMK)/madrasah aliyah serta anak-anak dari panti asuhan dan anak­anak penyandang disabilitas. Adapun teman HAN 2018, yakni Anak Indonesia, Anak Genius yang merupakan singkatan dari Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat. Peringatan ini sebagai upaya Kementerian PPPA untuk menjamin pemenuhan hak anak, yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang, hak berpartisipasi sesuai harkat dan martabat serta hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. "Melalui tema yang diangkat kali ini, saya berharap anak Indonesia dapat menjadi anak yang sehat, berbahagia dan aman. Selain itu sejalan dengan akan diadakannya Asian Games, anak juga dapat berolahraga, beraktivitas di luar ruangan, belajar sportivitas sehingga dapat terhindar dari pengaruh lingkungan yang negatif," tutur Menteri PPPA Yohana Yembise di Media Center Kementerian PPPA, Jakarta,Senin (16/7/2018). Dia mengatakan, peringatan HAN tahun 2018 akan berbeda dari tahun sebelumnya, pada tahun ini anak-anak akan menjadi pelaku utama, tidak hanya sekedar menjadi peserta. "Seperti menjadi MC hingga pembaca doa," terangnya. Rencananya, acara tersebut akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Kementerian PPPA juga akan menyelenggarakan Pertemuan Forum Anak Nasional (FAN) 2018 yang mengangkat tema Bakti Anak kepada Negeri Menjadi Inspirasi Bagi Negeri Untuk Pelopor dan Pelapor Perlindungan dab Pemenuhan Hak Anak. Pertemuan ini akan dihadiri 514 wakil forum anak seluruh provinsi di Indonesia. "Semoga dengan peringatan Hak Anak Nasional, tujuan kita untuk meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak bagi anak Indonesia dapat segera terwujud karena anak Indonesia adalah anak kita semua," tuturnya. (R-2/dri)

Sebelumnya Polres Pelabuhan Tanjung Perak ,Gagalkan Pengiriman 13 Mobil Pelanggar Fidusia ke Luar Pulau
Selanjutnya Dealer di Wlingi Blitar Terbakar, 300 Motor Hangus Terpanggang