Saat Sedekah Laut, Ratusan Warga Berebut Hasil Bumi

Saat Sedekah Laut, Ratusan Warga Berebut Hasil Bumi

Sidoarjo,seputarmetro.com - Warga Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon Sidoarjo, menyerbu gunungan hasil bumi ketika tiba di dermaga desa. Sebelumnya, tumpeng diarak keliling desa, sejauh 5 kilometer, sebagai bagian prosesi tradisi sedekah laut. Warga yang takut tidak mendapatkan tumpeng, terlibat saling dorong. Beruntung, saat aksi tidak ada warga yang terjepit. Dalam proses sedakah laut yang dilakukan setiap tahun pada bulan muharam atau bulan suro ini, warga membawa dua tumpeng. Yakni tumpeng yang terbuat dari buah dan hasil bumi serta tumpeng yang terbuat dari nasi, dengan lauk hasil tambak. Setelah dilakukan doa bersama yang dipimpin pemangku desa, tumpeng ini pun kemudian di bawa ke muara melalui sungai brantas, dengan menggunakan perahu. Setelah tiba di dekat laut, tumpeng ini kemudian dilarung. Menurut Kasum, sesepuh Dusun Telocor, sedekah laut dilakukan warga yang kebanyakan merupakan petani tambak. Tradisi ini yang sudah dilakukan turun temurun. "Sedekah laut sengaja dilakukan sebagai bentuk rasa syukur warga atas panen ikan yang melimpah," kata Kasum. Sedekah laut yang berisiskan tumpeng, lauk pauk serta minyak wangi memilik makna agar manusia menjalani hidup dengan cara bijaksana. Seperti menyimpan kesalahan orang lain, mementingkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadinya. (dik)

Sebelumnya Hendak Kencan di Hotel, Sopir Taksi Bandara Tewas Ditusuk
Selanjutnya Gerebek Pabrik Arak di Dlanggu Mojokerto, Polisi Amankan 7 Tersangka