Saling Gebuk, Cara Warga Susukan Minta Hujan

Saling Gebuk, Cara Warga Susukan Minta Hujan

Banjarnegara,seputarmetro.com - Sejumlah lelaki bersenjatakan tongkat rotan saling gebuk dalam ritual ujungan, sebuah upacara tradisional meminta hujan di Desa Kemranggon Kecamatan Susukan Banjarnegara, Jumat (28/9/2018). Ditonton ratusan warga, para petarung secara bergantian berhadapan satu lawan satu. Tak kurang dari 10 lelaki tampil bergantian menunjukkan kemampuan mereka. Tradisi ujungan selalu digelar di saat kemarau panjang dengan harapan segera turun hujan. Dalam upacara tersebut, digambarkan dua lelaki berkelahi karena berebut air di musim kemarau. "Setelah ada ujungan, biasanya dalam waktu dekat turun hujan. Kalau ternyata belum, Jumat depan diadakan ujungan lagi," kata Edi Santoso, salah satu wasit ujungan. Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyempatkan datang menyaksikan upacara tradisional itu. Wilayah Kecamatan Susukan mengalami musim kemarau hampir 3 bulan hingga membuat lahan pertanian kering-kerontang. Diharapkan warga hujan segera turun.(red)

Sebelumnya Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Media, Deklarasi Lawan Hoax
Selanjutnya 57 Pelaku Kejahatan di Gresik Berhasil Ditangkap