Sarapan Pagi di Kraton, Jokowi Nikmati Lupis dan Cenil

Sarapan Pagi di Kraton, Jokowi Nikmati Lupis dan Cenil

Yogyakarta,seputarmetro.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan tertutup sekitar 1 jam dengan Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedhong Jene, Kompleks Kraton Yogyakarta, Jumat (28/09) pagi kemarin. Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Kraton Yogyakarta sekitar pukul 08.10 WIB dan langsung disambut oleh kedua puteri Sri Sultan HB X yaitu GKR Mangkubumi dan GKR Condrokirono. Dalam melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi yang berlangsung santai dengan suasana penuh kekeluargaan, itu Sri Sultan didampingi permaisurinya GKR Hemas beserta puteri-puteri dan menantu. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi bersama Sri Sultan dan GKR Hemas sempat melakukan sarapan pagi bersama. Adapun hidangan yang disajikan untuk menu sarapan pagi berupa makanan tradisional, seperti ' ketan ireng (hitam), gatut, lupis, dan cenil'. "Pertemuan tadi berlangsung santai dan tidak ada pembicaraan yang spesial. Jadi tidak ada pembicaraan khusus, (tidak ada minta restu dan dukungan terkait Pilpres). Karena kami lebih banyak membicarakan cucu dan aktivitas anak-anak, jadi sifatnya lebih kekeluargaan," kata GKR Hemas yang ditemui seusai mendampingi Sri Sultan? HB X melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi, di Gedhong Jene, Kraton Yogyakarta, Jumat (28/9). GKR Hemas mengungkapkan, saat sarapan pagi Presiden Jokowi sempat mengungkapkan kesukaannya terhadap makanan tradisional lupis dan cenil.? Tidak hanya itu, orang nomor 1 di Indonesia itu juga sempat menanyakan aktivitas dari puteri-puteri Sultan, termasuk GKR Mangkubumi yang saat ini aktif dalam kegiatan Kepramukaan. "Sebenarnya pertemuan ini biasa saja, karena saat di Jakarta kami juga sesekali melakukan pertemuan," ujarnya. Presiden Jokowi menuturkan, kunjungannya ke Kraton karena ingin bersilaturahmi dengan Sri Sultan HB X dan semua keluarga besar. Adapun untuk topik pembicaraan mulai dari soal cucu, anak-anak sampai masalah negara. "Saat pertemuan lebih banyak bicara? soal cucu. Ya menyinggung sedikit soal masalah negara dan kebangsaan," ungkap Jokowi. Sementara itu, Sri Sultan HB X menambahkan, hubungan dirinya dengan Presiden Jokowi sudah terjalin sejak lama, saat Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Oleh karena itu, keduanya sudah terbiasa berkomunikasi sampai sekarang. Sultan mengatakan tukar pikiran antara keduanya juga merupakan hal yang biasa. "Ngobrol-ngobrol kan biasa. Saya kan juga di pemerintahan, beliau di pemerintahan, jadi tukar pikiran kan biasa, yang selama ini juga biasa terjadi. Itu saja. Tapi kan tidak bisa semuanya disampaikan," tutur Sultan. (mas)

Sebelumnya Sleman Beri Penghargaan 286 Pelajar Peraih Medai Popda dan O2SN
Selanjutnya Peresmian TPP Bea Cukai Juanda